Minggu, 14 September 2014

Kertas takdir

Penyesalan yg datang terlambat... Mengulang kembali apa yg sudah dilewati... Merasa bersalah dengan sikap ini, pada akhirnya menginginkan kisah itu kembali,
Canda tawa lepas yg pernah membekas yg selalu aku tulis sebuah kertas kisah kita.. Membuatku sedikit mengutuk sikap keras dan egoku yg pernah menyakitimu... Kubuka lembaran buku yg tertulis kebersamaan kita...  Dan menyadari bahwa kini kisah kita tidak berada di kertass yg sama lagi,. Kau dan aku kini tertulis di takdir yg berbeda...
Mengingat manisnya durasi panjang kebersamaan itu.. Membuatkku kembali menginginkan jemari ini dilengkapi oleh jemarimu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar